Ziarah Makam Imam Syafi’i — Jejak Ulama Besar di Kairo Di kawasan Al-Qarafa, Kairo, terdapat makam salah satu ulama terbesar dalam sejarah Islam, Imam Muhammad bin Idris Al-Syafi’i rahimahullah, pendiri Mazhab Syafi’i yang menjadi salah satu mazhab fikih utama dalam dunia Islam. Imam Syafi’i datang ke Mesir pada tahun 199 H dan menghabiskan tahun-tahun terakhir kehidupannya di negeri ini. Di Mesir, beliau kembali mengembangkan pemikiran dan karya keilmuannya hingga wafat pada tahun 204 H. Makam beliau berada di bawah sebuah mausoleum bersejarah yang kemudian dibangun dan dikembangkan oleh para penguasa Mesir. Di atasnya terdapat kubah besar yang menjadi salah satu landmark penting kawasan Al-Qarafa. Bagi para peziarah, kunjungan ke makam Imam Syafi’i bukan sekadar perjalanan sejarah. Ini menjadi kesempatan untuk mengenang sosok ulama yang dedikasinya terhadap ilmu, fikih, dan pendidikan Islam telah memberikan pengaruh besar kepada umat Islam selama lebih dari seribu tahun. Ziarah ini mengajak kita untuk mengenang perjalanan seorang imam besar, mengambil pelajaran dari ketekunannya dalam menuntut dan menyebarkan ilmu, serta mendoakan beliau. Sebuah perjalanan menyusuri jejak ulama besar yang warisannya terus hidup hingga hari ini.